Saturday, February 4, 2006

Lesson (4): Sentence




Sentence
(kalimat)
ialah bagian tuturan yang mengekpresikan maksud jenis, biasanya berupa
pernyataan, pertanyaan, atau perintah. Pada umumnya sentence terbentuk
dari sebuah clause (klausa). Yang dimaksud clause adalah struktur yang
terdiri dari subjek dan predikat. Dalam tata bahasa tulis, sentence
diawali huruf besar dan diakhiri tanda baca, misalnya titik (.).


Berikut
adalah cara singkat memahami clause sentence:


1.     subjeknya
biasanya berupa nomina (kata-benda).


Pronominal
(kata-ganti), atau pun kata-nominatif.









Tono    lives      
in Kendal.           His
parents         love                  him


Tono    tinggal   
di Kendal.           Orang
tuanya      menyanyangi   dia





2.     Predikatnya
diawali sebuah verba (kata kerja)


Dari
bentuk Present atau Past tense. (lih. tabel 5)


Bila
menggunakan verba be yaitu is, am, are atau was, were.





He    studies in elementary school.                      Hes   is  
diligent.


Dia   belajar di sekolah dasar                               Dia    - rajin.


I
            visited 
                him  yesterday


Saya      mengunjungi       dia  
kemarin





He
  will   visit                 me   tomorrow


Dia
 akan  mengunjungiku    besok


Adanya
verba Bantu (do, does atau did)
sebelum not (=tidak).


Kecuali
untuk verba be dan verba modal (can, will, must, etc).


He
does not study in high school


Dia
– tidak belajar di SMA


I
did not visit him two days ago.


Saya
– tidak mengunjungi dia dua hari yang lalu.


He
is not lazy


Dia
– tidak malas


He
will not forget me


Dia
tidak akan melupakanku.





3.     Selain
ada ‘?’ atau kata-tanya (what, who, where, etc).


Kalimat-tanya
biasanya menaruh verba-bantu di depan Subjek.


Who
studies in elementary school? Tono


Siapakah
(yg) belajar di sekolah dasar?


Where
does he study? He studies in elementary school.


Dimanakah
– dia belajar? Dia belajar di sekolah dasar.


Does
he study in elementary school? Yes, he does.


(Apakah)
dia belajar di sekolah dasar? No. he does not.


Untuk
verba be atau verba-modal tinggal menaruh di depan subjek


Is
he diligent? Yes, he is.


(Apakah)
dia rajin? No, he is not.


Will
he visit me tomorrow? Yes, he will.


(Maukah)
dia mengunjungiku besok? No, he will not.





4.     Kalimat-perintah
biasanya menggunakan ‘I” dan diawal verba dari bentuk kata-dasar tanpa to.
Dan boleh ditambah ‘please’.


Untuk
larangan-nya diawali Don’t (=jangan).


Visit
me! Please be diligent!


Kunjungilah
aku! - - rajinlah!





5.     Ada
beberapa bentuk-gabungan verba untuk menghasilkan makna tertentu. (lih.
tabel 5)


Tono
is reading a book.


Tono
sedang membaca – buku.


The
car was washed by Tono yesterday.


Mobil
itu dicuci oleh Tono kemarin.





Note
:


·         
Is, am, are, was, were, dan modals
juga termasuk verba-bantu.

Modals tidak bisa sendirian, harus dirangkai dengan
verba lain dan bentuknya kata-dasar tanpa to.

No comments:

Post a Comment